Film *Super Mario Galaxy* (2026) secara umum dinilai oleh para kritikus sebagai tontonan visual yang memukau, namun memiliki alur cerita yang dangkal dan terlalu hiperaktif. Disutradarai oleh Aaron Horvath dan Michael Jelenic, sekuel ini memperluas semesta sinematik Nintendo hingga ke luar angkasa dan sukses meraup pendapatan lebih dari $1 miliar di *box office* global. Meski demikian, kritikus mencatat bahwa film ini lebih mengutamakan *fan service* (layanan bagi penggemar) yang bertubi-tubi dan kemunculan kameo karakter gim dibandingkan kedalaman karakter. Tinjauan Penerimaan Kritis: Ulasan film ini sangat terbelah antara apresiasi terhadap kualitas artistik teknisnya dan kekecewaan terhadap alurnya yang kacau: Platform Ulasan | Skor/Peringkat | Konsensus Kritis. IMDb | 6,3 / 10 | Petualangan kosmik yang seru dan ramah keluarga. Rotten Tomatoes | Beragam / Cenderung "Segar" | Memukau secara visual namun lemah dari segi narasi. Roger Ebert | Biasa Saja | Sarat aksi namun minim substansi naratif. Hal yang Disukai Kritikus: Visual Memukau: Para pengulas secara bulat memuji animasi garapan Illumination Entertainment. Mekanika perubahan gravitasi dan latar belakang planet yang penuh warna berhasil menangkap keajaiban gim versi Wii dengan brilian. Pengembangan Karakter yang Menonjol: Princess Peach (Anya Taylor-Joy) menjadi sorotan utama film ini, dengan terungkapnya sebagian latar belakang kisahnya. Bowser (Jack Black) juga menuai pujian berkat sisi dirinya yang lebih lembut dan jenaka, seperti saat ia melukis dan memasak sup. Penambahan Baru yang Menarik: Kehadiran Bowser Jr. memberikan dinamika baru yang segar. Penampilan Brie Larson sebagai Rosalina serta kemunculan kejutan dari Fox McCloud (disuarakan oleh Glen Powell) memuaskan para penggemar setia Nintendo. Hal yang Tidak Disukai Kritikus: Tempo yang Terlalu Cepat: Banyak kritikus terkemuka berpendapat bahwa film ini bergerak terlalu cepat. Cerita berpindah dengan sangat cepat dari satu planet ke planet lain tanpa memberi ruang bagi setiap adegan untuk berkembang secara alami. Naskah yang Lemah: Alur ceritanya dinilai sangat dangkal dan kurang berbobot. Film ini lebih mengutamakan momen-momen viral yang layak jadi meme serta rangkaian aksi cepat ketimbang perkembangan karakter yang bermakna. Ketergantungan Berlebih pada Elemen Khusus: Beberapa pengulas menyoroti bahwa banyaknya *Easter egg* (referensi tersembunyi) membuat film ini terasa asing bagi penonton awam atau anak-anak yang tidak familier dengan sejarah lama Nintendo. Perspektif Komunitas: Pengulas dari berbagai penjuru internet menyoroti kontras antara naskah film yang kacau dan berbagai referensi nostalgia yang menghibur: "...naskahnya melaju tak terkendali bagaikan *kart* yang menabrak kulit pisang di lintasan Rainbow Road." The Cosmic Circus · 4 bulan yang lalu. Jika Anda berencana menontonnya, beri tahu saya: Apakah Anda ingin ulasan mendalam tentang semua kameo Nintendo yang tersembunyi? Apakah Anda tertarik dengan detail performa *box office*-nya? Apakah Anda ingin tahu bagaimana film ini membuka jalan bagi film ketiga? Saya bisa memberikan detail lebih spesifik tergantung pada apa yang ingin Anda ketahui!
.png)
Komentar
Posting Komentar