karya sutradara film beranggaran sangat rendah Danny Patrick, menuai ulasan yang sangat terpolarisasi dan cenderung kritis dari berbagai media besar, namun mendapat apresiasi yang sedikit lebih hangat dari penonton umum di platform ulasan pengguna. Film ini tidak boleh disamakan dengan proyek film bertema Holocaust karya Stanley Kubrick yang berjudul sama namun batal diproduksi.
Tanggapan Kritis
* The Guardian (1/5 Bintang): Kritikus Leslie Felperin menilai film ini sebagai upaya yang "sangat buruk." Ulasan tersebut menyoroti "penyuntingan yang kacau," alur waktu yang tidak berkesinambungan, kesalahan produksi akibat anggaran minim yang terlihat jelas (seperti tempat sampah beroda modern yang tampak dalam latar tahun 1942), serta akting yang monoton dan kurangnya persiapan matang.
* Ulasan Penonton/Pengguna (Beragam): Di berbagai platform, tanggapan penonton cenderung lebih positif. Beberapa penonton memuji "naturalisme yang bersahaja" dari para aktor muda yang memerankan kakak-beradik Yahudi yang bersembunyi, serta menganggap perspektif unik mengenai program pembiakan Nazi, *Lebensborn*, sebagai konsep yang menarik. Namun, ulasan positif sekalipun mencatat adanya kebingungan akibat penggunaan *flashback* (kilas balik) berlapis yang berlebihan.
Ringkasan Kelebihan vs. Kekurangan
| Aspek | Hal yang Disukai Kritikus | Hal yang Dikritik Kritikus |
| Plot & Konsep | Fokus sejarah yang menarik mengenai program *Lebensborn*. | Alur waktu yang membingungkan dengan *flashback* berlebihan. |
| Akting | Penampilan tulus dari Celia Learmonth, Jacob Ogle, dan Niamh Ogle. | Akting yang terasa sangat kurang persiapan dan datar dari pemeran pendukung. |
| Kualitas Produksi | Memadai untuk proyek independen; memanfaatkan keterbatasan anggaran dengan baik. | Anakronisme sejarah yang mencolok dan tempo cerita yang terkesan asal-asalan. |
Ringkasan Plot Film
Berlatar di Stuttgart pada tahun 1942, cerita ini mengikuti kisah Gisella (Celia Learmonth), seorang wanita yang tinggal di fasilitas Nazi yang dikhususkan untuk pembiakan bayi-bayi Arya. Ia mempertaruhkan nyawanya untuk menyelundupkan dua anak Yahudi kelahiran Jerman, Benjamin dan Judith, melintasi perbatasan menuju tempat aman, sembari menghindari kejaran seorang komandan unit yang kejam dan fanatik secara ideologis beserta rekannya, Helga. Film ini saat ini tersedia untuk ditonton secara *streaming* di [Amazon Prime Video].
Apakah Anda tertarik membaca lebih lanjut mengenai sinematografinya atau mencari perbandingan dengan naskah Stanley Kubrick yang tidak jadi diproduksi? Beri tahu saya bagaimana Anda ingin membahas topik ini lebih jauh.
.png)
Komentar
Posting Komentar